fbpx
Annyeong!
  • All
    • Acara
    • Artikel Spesial
    • Bacaan Seru
    • Fandom
    • Film/TV
    • KDrama
    • Kpop
    • Lirik
    • PUAS
    • Racun Korea
    • Review Drama
    • Video

Review Drama Korea About Time: Nggak Logis Tapi Bikin Candu

Review Drama About Time, heynoona.com — About Time adalah Sebuah drama fantasi tentang kemampuan melihat waktu hidup seseorang. Diperankan oleh Lee Sung-Kyung dan Lee Sang-Yoon. Tayang pada 21 Mei s/d 10 Juli 2018 sejumlah 16 episode.

Review Drama Korea About Time

Sinopsis

Choi Mi-Ka bisa melihat kematian lewat jam yang ada di tubuh manusia. Tapi nggak semua orang bisa lihat. Cuma dia. Sedihnya waktu dia tinggal sedikit buat hidup di dunia. Kemudian dia bertemu dengan Lee Do-Ha. Ajaibnya nih kalau dia berada di dekat Lee Do-Ha waktu di tangan dia berhenti. Semacam bisa delay kematian. Jadi Mi-Ka sangat berusha agar bisa dekat dengan Do-Ha, lalu terbitlah cinta. The problem is: Do-Ha sudah punya tunangan.

Tema, Konflik, dan Alur Cerita

Review Drama Korea About Time

Drama ini bergenre fantasi romantis. Pertama nonton langsung ngerasa relate sama film in time (2011). Konsepnya sama, kalo waktu di tangan habis berarti masa hidupnya juga berakhir.

Konflik percintaan melibatkan banyak orang. Kalian bakal ketemu cinta masa lalu, cinta saat ini, dan cinta masa depan Lee Do-Ha. Ada yg survive, mundur, dan menyerang.

Alur cerita drama ini bakal dipenuhi hal-hal teatrikal. Do-Ha kerja di pusat kebudayaan , sedangkan Mi-Ka itu aktris Jadi sebagai penonton bakal banyak banget ketemu adegan casting, latihan musikal, dan menari. Sayangnya, permasalahan sistem jam ini yang nggak paten. Kapan bertambah kapan berhenti, kapan normal, dan kenapa endingnya begitu. Terlalu suka-suka yg nulis, nggak ada patokan yang pasti tentang sistem kinerja jamnya.

Baca juga: Review Drama Korea Kiss Sixth Sense, Masa Depan: Apakah itu Benar Benar Terjadi?

Review Drama Korea Dear. M

Penokohan

Review Drama Korea About Time

Choi Mi-Ka yang diperankan sama Lee Sung-Kyung. Di drama ini Sung Kyung tampil maksimal dengan kemampuan vokalnya. Dia berperan sebagai aktris teater musikal. Buat kalian yang habis nonton Weightlifting Fairi Kim Bok-Joo pasti agak shok dengan karakter Lee Sung-Kyung di drama ini. Di drama ini Lee Sung-Kyung tampil lebih kalem dan anggun. Nggak tiba-tiba angkat besi gitu. Hehe

Lee Do-Ha diperankan oleh Lee Sang-Yoon. Perannya di sini sebagai harapan bagi Mi-Ka. Karena saat Mi-Ka bersamanya bisa membuat waktu Mi-Ka berhenti, yang berarti Mi-Ka bisa menghentikan waktu kematiannya. Sebelum bertemu Mi-Ka, Do-Ha sangat mencintai satu wanita. Berkali-kali ia mencoba melamar Beth Su-Bong tapi selalu ditolak.

Joo Jae-Yoo, diperankan oleh Kim Dong-Joon. Dia si tokoh tampan yg tidak membuat gangguan. Dia adalah sutradara teater, sebenernya di beberapa part dia nunjukin ketertarikan sama Mi-Ka, tapi ngga di izinkan cinta-cintaan sama sutradara dramanya.

Beth Su-Bong diperankan oleh Lim Se-Mi. Penonton pasti dibuat gemes sama kelakuannya ya. Tapi percayalah tindakan dia manusiawi banget kalo dipikir-pikir. Bisa apa kalau calon suami kita di sleding sama orang lain? Pasrah? Mendoakan yang terbaik? Bukan sinetron hidayah inimah! Tapi, sebenernya sala dia sendiri. Dia terlalu lama membiarkan Do-Ha tanpa kepastian. Dia berfikir bahwa dia adalah satu-satunya bagi Do-Ha. Itulah kenapa dia selalu menggantung lamaran dari Do-Ha. Setelah perang sama dirinya sendiri, bahkan hampir kalah, dan milih bunuh diri. Akhirnya Su Bong menang, dia dateng ke Do-Ha, balikin semua cincin yang Do-Ha kasih buat ngelamar dia.  Perpisahan paling elegant yg pernah aku lihat. She said,” annyeong chaggia.”

Esensi Pemakaman oleh Oh So-Nyeo

Ada sebuah scene yang cukup menyentuh hati. Salah satu kenalan Mi-Ka adalah seorang wanita yang cukup tua. Dia sakit tapi selalu berfikir positif. Ada satu adegan yang membuat takjub. Dia mengirimi semua kerabatnya berita kematiannya. Lalu orang-orang datang dan justru malah dijamu. Dia berkata, “Hari ini benar-benar hari pemakamanku. Alih-alih pemakaman berisi orang orang yang menangisi kepergianku, aku ingin mengatakan yang tidak sempat aku katakan dan melihat orang-orang yang kurindukan. Itu pemakaman yang aku inginkan untuk diriku sendiri. Jadi jangan sedih kalau aku tidak mengadakan pemakaman saat aku benar-benar mati nanti. Serta mengobrol dan tertawalah selagi aku masih disini. Jika aku mengundang orang-orang ke sini tanpa alasan apakah semua orang sibuk mau datang?”

Yang jelas ya drama ini beneran menyelesaikan konflik permasalahannya di akhir drama. Tentang hubungan Do-Ha, Mi-Ka, dan Su-Bong, tentang akhir jam di tangan Mi-Ka semua terselesaikan. Tapi sampai akhir penonton nggak bisa nebak endingnya. Meskipun nggak sesuai ekspektasi dan konsep fantasi mengenai waktu ini agak janggal, tapi alur ceritanya memang bikin candu. Jadi ya nggak ada salahnya nonton buat mengisi waktu luang.

 

Penulis: Dea Pristotia

Share This Post

Like This Post

1

Related Posts

0
0

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    A mininum rating of 0 is required.
    Please give a rating.
    Thanks for submitting your rating!

    Thanks for submitting your comment!